PUISI UNTUK IBU


Wajah cahaya itu membuka pagi ini
bersama bagaskara
yang terpana
pada senyumnya yang mawar

Ia melintasi padang rinduku
dengan jilbab terkibar menyampaikan
senandung tasbih

Angin sejenak terhenti
terjebak dalam pesona
Ia adalah cahaya putih
yang menyublimkan hati-hati melati

juga membekukan segulung rindu
lewat tatapannya yang kilat
menjelma dendam yang terpahat

Wajah cahaya itu,
melintasi padang waktuku
dengan senyumnya yang paling mawar
ibu

Postingan populer dari blog ini

PERHIASAN PERAK PENGGANTI PERHIASAN EMAS- KUALITAS 925 - MY NUNA SILVER

GITAR PERTAMAKU

KESIMPULAN SENDIRI